Pameran Foto Jawimajinasi Digelar di Semarang, Kota Lama Banjir Foto Sampai 2 Oktober

- Rabu, 28 September 2022 | 14:24 WIB
Wisatawan di Taman Srigunting Kota Lama Semarang melewati pameran foto Jawimajinasi yang akan digelar sampai 2 Oktober 2022. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Wisatawan di Taman Srigunting Kota Lama Semarang melewati pameran foto Jawimajinasi yang akan digelar sampai 2 Oktober 2022. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM -- Badan Otorita Borobudur (BOB) berkolaborasi dengan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Yogyakarta menggelar pameran foto bertajuk "Jawimajinasi" di Kawasan Kota Lama, Semarang, Jawa Tengah.

Pameran foto oleh PFI bersama BOB ini akan digelar mulai 27 September 2022 sampai 2 Oktober 2022.

Dalam pameran foto Jawimajinasi setidaknya ada 300 lebih dokumentasi sejumlah destinasi wisata di Jawa Tengah yang diabadikan oleh PFI Yogyakarta.

Pameran foto pun tidak hanya ditampilkan di Gedung Oudetrap tapi juga di sejumlah titik Kota Lama seperti Taman Srigunting dan Rumah Akar atau yang dikenal juga dengan sebutan Tembok Akar.

Baca Juga: Pukuli Driver Ojol, 1 Orang di Semarang Dihajar Massa hingga Tewas

Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (Dirut BOB) Ir Indah Juanita menjelaskan Jawimajinasi berasal dari dua suku kata, yaitu Jawi atau bahasa 'tinggi' (kromo alus) untuk sebutan Pulau Jawa dan Imajinasi yang berarti daya pikir untuk membayangkan atau menciptakan gambar (foto, lukisan, karangan, dan lainnya) berdasarkan kenyataan atau pengalaman.

"Jawimajinasi juga dapat diartikan sebagai pameran fotografi tentang Imaji atau bayangan dari kultur masyarakat Jawa, khususnya yang berhubungan dengan pariwisata dan kebudayaan sekaligus juga untuk memperingati Hari Pariwisata Sedunia," ungkapnya.

Indah menambahkan Pameran Fotografi Jawimajinasi memiliki wilayah kerja di tiga Destinasi Pariwisata Nasional (DPN), yaitu Yogyakarta Borobudur, Semarang Karimunjawa, dan Solo Sangiran.

Di tiga DPN tersebut kaya akan sejumlah sektor, seperti destinasi wisata, produk ekonomi kreatif, dan seni budaya.

Halaman:

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X