Bareskrim Bakal Periksa Edy Mulyadi pada Jumat

- Kamis, 27 Januari 2022 | 09:26 WIB
Edy Mulyadi bakal diperiksa Jumat oleh Bareskrim Mabes Polri. (Tankapan Layar YouTube)
Edy Mulyadi bakal diperiksa Jumat oleh Bareskrim Mabes Polri. (Tankapan Layar YouTube)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM – Bareskrim Mabes Polri akan memanngil Edy Mulyadi untuk diperiksa pada Jumat 28 Januari 2022.

Pemangilan dan pemeriksaan kepada Edy Mulyadi itu terkait naiknya proses hukum dari menjadi penyidikan.

Diketahui Edy Mulyadi dilaporkan banyak pihak terkait dugaan ujaran kebencian kepada masyarakat Kalimantan Timur hingga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Baca Juga: Fans Geger! NCT Dream Joget Pakai Lagu Mendung Tanpo Udan Jadi Trending Topic Twitter, Lihat Video di Sini

“Bahwa perkara ujaran kebencian yang dilakukan oleh saudara EM, ditangkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, seperti dikutip dari republika.co.id.

Bareskrim Polri, kata Ramadhan, sudah menerbitkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Agung (Kejakgung), Rabu 26 Januari 2022.

“Kepada saudara EM, dan beberapa saksi-saksi lainnya, akan dimintakan keterangan di penyidikan, pada Jumat 28 Januari 2022 mendatang,” sambung Ramadhan.

Baca Juga: PIALA AFRIKA 2021: Moh Salah Bawa Mesir Melenggang ke Perempat Final

Kasus yang menyeret EM ini berawal dari komentar terbuka tentang penolakan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim). EM, dalam video yang tersebar di medsos mengucapkan kalimat-kalimat penolakan yang dinilai menghina masyarakat di Kalimantan. EM menyebut wilayah ibu kota baru tersebut sebagai tempat ‘jin buang anak’. EM juga menyebut wilayah ibu kota baru itu sebagai pasar yang dihuni makhluk-makhluk gaib. “Kalau pasarnya kuntilanak, genderuwo, ngapain ngebangun di sana (Kalimantan),” kata EM.

Atas ucapannya itu, masyarakat adat di Kalimantan melayangkan protes dan ultimatum terbuka. Bahkan melakukan pelaporan tindak pidana ke kepolisian di sejumlah daerah, pun di Jakarta. Pelaporan tersebut, karena EM dinilai melakukan penghinaan terhadap masyarakat di Kalimantan.

Halaman:

Editor: Iswara Bagus

Sumber: republika.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Siapkan Skema Ibadah Haji 2022

Selasa, 17 Mei 2022 | 17:53 WIB
X