Hari Hipertensi Sedunia: Tak hanya Dewasa, Bisa Juga Serang Anak-anak

- Selasa, 17 Mei 2022 | 13:42 WIB
Kriteria diagnosis hipertensi pada anak. instagram @idai_ig.
Kriteria diagnosis hipertensi pada anak. instagram @idai_ig.

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM - 17 Mei diperingati sebagai Hari Hipertensi Dunia.

Tak hanya menyerang orang dewasa, hipertensi atau tekanan darah tinggi juga menyerang anak-anak.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut, pemeriksaan tekanan darah pada anak perlu dilakukan di usia lebih dari 3 tahun. Hipertensi bisa menjangkit anak dengan berbagai faktor risiko.

Anak dengan faktor risiko hipertensi yakni, lahir prematur atau berat badan lahir rendah (BBLR), obesitas, kelainan kongential ginjal, penyakit jantung bawaan, riwayat diabetes, dan konsumsi obat yang berpengaruh pada tekanan darah.

Baca Juga: Nilai Investasi Batang Triwulan I Tembus Rp1 Triliun, Serapan Tenaga Kerja hingga Ratusan Orang

Dalam memeriksakan tekanan darah pada anak, IDAI juga menyarankan agar anak diperiksa dengan manset yang tepat. Manset tersebut disesuaikan
dengan lengan anak.

Lebar manset mencapai setengah hingga tiga perempat pajang lengan atas anak, dan lebar manset menutup 80 persen hingga 100 persen lengan atas.

Angka kejadian hipertensi pada anak, dari informasi IDAI, mencakup prevalensi 3,5 persen. Kejadian hipertensi pada anak laki-laki lebih sering sekira 15-19 persen, sedangkan anak perempuan 7-12 persen.

Risiko hipertensi akan meningkat pada anak dengan berat badan berlebih atau obesitas.

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X