Rendahya Interaksi Sosial Peserta Didik sebagai Dampak dari Pembelajaran Daring

- Kamis, 9 Desember 2021 | 15:13 WIB
Alif Muhammad Fawwazul Firoos, Mahasiswa Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang. (dok pribadi)
Alif Muhammad Fawwazul Firoos, Mahasiswa Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang. (dok pribadi)

Namun, tanpa disadari penerapan pembelajaran daring juga berakibat buruk bagi peserta didik salah satunya adalah kurangnya hubungan sosial diantara peserta didik. Faktor utamanya adalah kurangnya interaksi langsung peserta didik baik dengan peserta didik yang lain maupun dengan guru.

Kurangnya interaksi dalam pembelajaran daring bisa terjadi karena dalam pelaksanaan pembelajaran daring, masih banyak guru yang hanya memberikan tugas kepada peserta didik tanpa menerangkan materi terlebih dahulu bahkan peserta didik diminta untuk belajar secara mandiri.

Sebagaian guru juga kurang mampu memanfaatkan media daring yang telah disediakn sebagai sarana melakukan proses belajar mengajar. Hal tersebut dapat mempengaruhi pola hubungan sosial dikelas.

Faktor selanjutnya adalah sebagian besar peserta didik merupakan peserta didik baru saat awal pandemi sehingga,mereka belum saling mengenal satu sama lain.

Peserta didik juga belum mengenal dengan baik lingkungan sekolah bahkan guru yang mengajar di kelas mereka.Akibatnya,sebagian peserta didik hanya berinteraksi dengan peserta didik yang berasal dari daerah yang sama maupun asal sekolah terdahulu.

Permasalahan tersebut dapat mengganggu proses pembelajaran karena kurangnya kolaborasi peserta didik dalam proses pembelajaran.Proses pembelajaran juga memerlukan kolaborasi yang baik antara guru dengan peserta didik sehingga tujuan dari pembelajaran dapat tercapai.

Baca Juga: Sekolah di Jateng Tidak Libur Akhir Semester Nataru, Quatly Minta Masyarakat Taat Prokes
Solusi untuk Meningkatkan Interaksi
Kurangnya interaksi dalam proses pembelajaran dapat dicegah dengan memperbaiki pengelolaan kelas dan pembelajaran.Guru dapat meningkatkan interaksi dalam pembelajaran daring dengan memanfaatkan media-media yang mampu menyelenggarakan pembelajaran virtual seperti Zoom Meeting.

Dengan memanfaatkan media virtual,guru dapat mulai membangun interaksi dengan peserta didik.Hal-hal sederhana seperti perkenalan identitas peserta didik dengan peserta didik yang lain dapat menjadi langkah baik untuk memulai interaksi dalam kelas.

Harapannya, peserta didik dapat mengenal satu sama lain dan menjalin hubungan baik sebagai sebuah organisasi kelas.Langkah selanjutnya yang dapat guru lakukan adalah membiasakan metode diskusi kelompok.

Dengan diskusi kelompok,peserta didik dilatih untuk berkolanorasi dalam memecahkan permasalahan baik dalam materi pembelajaran maupun masalah yang berkaitan dengan kelas mereka.Kolaborasi merupakan faktor penting yang dibutuhkan dalam kelas.

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mudik, Thomas Cup, dan Sea Games

Senin, 16 Mei 2022 | 19:23 WIB

Kebijakan Cukai Minuman Berpemanis di Indonesia

Senin, 25 April 2022 | 19:43 WIB

Efisienkah Tilang Elektronik di Kota Solo?

Senin, 25 April 2022 | 19:30 WIB

Menyoal Kenaikan Harga Pertamax

Senin, 25 April 2022 | 13:59 WIB

PPN Naik Menjadi 11%, Tepatkah Kebijakan Ini?

Senin, 25 April 2022 | 12:43 WIB

Kripto Untuk Siapa?

Senin, 18 April 2022 | 11:26 WIB

Belajar Tanpa (Merasa) Digurui

Senin, 18 April 2022 | 11:05 WIB

Efektivitas Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Minggu, 17 April 2022 | 18:54 WIB

Tentang Daftar Pustaka

Minggu, 17 April 2022 | 18:43 WIB

Sejarah Singkat Ceng Beng Atau Ziarah Kubur

Kamis, 14 April 2022 | 15:45 WIB

Klitih dan Utopia Penegakan Hukum Pelaku Anak

Kamis, 7 April 2022 | 11:19 WIB

Menyikapi dan Mewaspadai Informasi

Minggu, 3 April 2022 | 20:56 WIB
X