Tilap Dana BPJS Buat Judi Online, Anggota Satpol PP Semarang Dipecat dan Dipolisikan

- Jumat, 24 Juni 2022 | 15:04 WIB
Satpol PP Kota Semarang saat melakukan penggusuran rumah. Oknum Satpol PP Kota Semarang dipecat dari ASN dan dipolisikan karena gelapkan uang BPJS. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Satpol PP Kota Semarang saat melakukan penggusuran rumah. Oknum Satpol PP Kota Semarang dipecat dari ASN dan dipolisikan karena gelapkan uang BPJS. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANGBARAT, AYOSEMARANG.COM - Anggota Satpol PP Semarang diduga tilap dana BPJS pegawai non-ASN.

Dari informasi yang didapat, oknum staf Satpol PP Semarang itu diduga menyalahgunakan setoran iuran BPJS pegawai non-ASN untuk judi online.

Akibat permasalahan tersebut, oknum staf Satpol PP Semarang itu dipecat sebagai aparatur sipil negara (ASN) Kota Semarang.

Baca Juga: Pelancong Wajib Coba, Ini 5 Tahu Gimbal Khas Semarang yang Rugi Kalau Enggak Dicicipi

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto menyampaikan jika oknum anggotanya itu berinisial HLK.

"Dia sebelumnya memang menjabat sebagai bendahara pengeluaran pembantu (BPP), pangkat II/C, salah satu tugasnya menyetorkan iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bagi tenaga non-ASN di instansinya," papar Fajar, Jumat 24 Juni 2022.

Fajar mengungkapkan kasus terungkap setelah pihak BPJS mengirim tagihan kekurangan pembayaran dan denda keterlambatan iuran kepesertaan kepada pimpinan Satpol PP pada September 2021.

"Total tunggakan mencapai Rp 812.316.277, kurun waktu 2020 hingga 2021," ungkapnya.

Rincinya, BPJS Ketenagakerjaan lewat surat B/5174/092021 tanggal 15 September 2021, menyampaikan ada tunggakan Rp 656.195.610.

Halaman:

Editor: Akbar Hari Mukti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X