Kaligrafi Napi Teroris Bom Bali Dapat Apresiasi dari Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM

- Kamis, 23 Juni 2022 | 18:45 WIB
Suranto Abdul Ghoni, napi teroris Bom Bali di Lapas Semarang mendapat apresiasi dari Kemenkumham atas karya kaligrafinya. (Lapas Semarang)
Suranto Abdul Ghoni, napi teroris Bom Bali di Lapas Semarang mendapat apresiasi dari Kemenkumham atas karya kaligrafinya. (Lapas Semarang)

NGALIYAN, AYOSEMARANG.COM - Narapidana teroris di Lapas Semarang yang bernama Suranto Abdul Ghoni bertemu Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM, Kamis 23 Juni 2022.

Dalam pertemuan di Lapas Semarang itu, Suranto diberi apresiasi atas karyanya dalam membuat kaligrafi.

Di Lapas Semarang, Suranto adalah narapidana teroris kasus Bom Bali I yang ditangkap Densus 88 sembilan belas tahun silam.

Kini, Abdul Ghoni harus menghabiskan sisa hidupnya di Lapas Kelas I Semarang karena vonis seumur hidup oleh Mahkamah Agung.

Baca Juga: MP3 Juice Dulu Masih Bisa Download Lagu MP3? Simak 2 Cara Download Ini

Sebelum pindah ke Lapas Semarang tahun 2008, sebelumya dia ditahan di Lapas Krobokan Bali sejak tahun 2003.

Namun, Suranto tidak mendapatkan hak remisi atau potongan hukuman maupun pembebasan bersyarat karena vonisnya seumur hidup di penjara.

Sehingga, ia lebih memilih untuk menyibukkan diri dengan membuat karya seni kaligrafi timbul pada media kuningan.

Abdul Ghoni tidak lagi jihad dengan kekerasan, kini dia menerapkan ilmu agamanya ke dalam bentuk karya seni.

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KAMUS SEMARANGAN Rak Mang Tuku, Regane Larang

Selasa, 28 Juni 2022 | 20:15 WIB
X