KAMUS SEMARANGAN Ada yang Belum Tahu Arti Kata Nggambus, Nggambleh, Nggapleki, dan Nggasruh?

- Minggu, 26 Juni 2022 | 21:00 WIB
Gereja Blenduk di kawasan Kota Lama salah satu destinasi wisata di Semarang. Ilustrasi kosakata diallek semarangan (ayosemarang.com/Afri )
Gereja Blenduk di kawasan Kota Lama salah satu destinasi wisata di Semarang. Ilustrasi kosakata diallek semarangan (ayosemarang.com/Afri )

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Berikut ini ulasan mengenai kosakata dialek semarangan yang bisa Anda ketahui.

Adapun kosakata dialek semarangan kali ini merupakan lanjutan artikel sebelumnya.

Yang mana, kosakata dialek semarangan kali ini akan dimulai dari ngengkrengan hingga nggasruh. Apa saja artinya, simak ulasannya di bawah ini.

Dalam bahasa Jawa terdapat tiga kata yang bermakna kepala sebagai organ tubuh, yakni endhas/ndhas, sirah, dan muataka.

Baca Juga: Jadi Wilayah Terluas Nomor 3 di Kota Semarang, Ini Informasi Singkat dari Kecamatan Banyumanik

Di Dialek mataraman, endhas digunakan untuk merujuk pada kepala binatang (contoh: endhas pitik, endhas sapi).

Bagaimana di dalam dialek semarangan? Penulis buku Halah Pokokmen Kupas Tuntas Bahasa Semarangan, Hartono Samidjan pun memberikan ulasannya.

Hartono menuliskan dalam dialek semarangan, endhas atau lebih sering diucapkan ndhas juga dipakai merujuk pada kepala orang.

"Kata ndhas dipakai dalam ragan ngoko oleh para penutur yang berusia sebaya, sama-sama muda atau sama-sama tua, dan sudah akrab," tulisnya.

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X