Keluarga Iwan Budi Paulus Dialog dengan Kompolnas, Bahas Dugaan Korupsi 8 Bidang Tanah Mijen

- Jumat, 25 November 2022 | 14:02 WIB
Istri Iwan Budi Paulus, Theresia Onne Anggarawari (kiri) beserta pengacaranya Yunantyo Adi Setiawan usai bertemu dengan Kompolnas di Mapolrestabes Semarang. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Istri Iwan Budi Paulus, Theresia Onne Anggarawari (kiri) beserta pengacaranya Yunantyo Adi Setiawan usai bertemu dengan Kompolnas di Mapolrestabes Semarang. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Keluarga Iwan Budi Paulus menemui Komisi Polisi Nasional (Kompolnas) di Mapolrestabes Semarang, untuk membahas kelanjutan pengusutan kasus pembunuhan pada Jumat 25 November 2022.

Pertemuan secara tertutup itu dihadiri oleh Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto; istri Iwan Budi, Theresia Onee Anggarawati; Pengacara Keluarga Iwan, Yunantyo Adi Setiawan; Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lumbantoruan; serta Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro.

Pengacara keluarga Iwan, Yunantyo Adi Setiawan menuturkan, pada intinya di pertemuan itu Kompolnas ingin selain mendapat bahan dari kepolisian juga ingin mendengar dari keluarga.

Baca Juga: Kesulitan Biaya untuk Anaknya yang Jadi Korban Pohon Tumbang Perhutani, Warga Ngaliyan Mohon Bantuan

"Misalnya dikeluhkan dari keluarga dengan bagaimana situasi pak Iwan hari-hari sebelumnya atau sampai berangkat pagi tanggal 24 Agustus, yang kemudian hilang itu dan ditemukan meninggal,” ujar Yunantyo.

Dari pertemuan itu, Kompolnas menanyai keluarga Iwan Budi tentang pekerjaan korban atau pemanggilan saksi dugaan korupsi tentang penyerahan 8 bidang tanah di daerah Mijen, Kota Semarang oleh Ditreskrimsus Polda Jateng.

Terkait pertanyaan terakhir tadi, disebut karena kepolisian juga mempermasalahkan 8 bidang tanah di tahun 2010 dengan program sertifikasi dari tanah yang fasumnya (fasilitas umum) akan diserahkan ke Pemerintah Kota tapi tidak dibalik nama, tapi anggarannya memang dibalikan ke kas daerah.

“Dari namanya itu masih swasta. Nah, reskrimsus mempertanyakan itu pada bulan Mei (2022) memang ada rapat dengan para Pejabat Pemkot untuk membahas hal yang dimasalahkan kepolisian itu, kenapa kalau diserahkan ke Pemkot namanya kok masih swasta,” tambahnya.

Baca Juga: Intip Spesifikasi Nokia C31 dan Nokia C21 Plus, Resmi Hadir di Indonesia dengan Harga Cuma Segini!

Halaman:

Editor: Rahma Rizky Wardani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X