Kisah Dramatis Banjir Bandang Perum Dinar Indah Semarang, Hampir Terseret Arus Sampai Terkunci di Rumah

- Senin, 9 Januari 2023 | 11:47 WIB
Tim Sar menyelamatkan warga korban banjir bandang Perumahan Dinar Indah Semarang. Banyak cerita heroik sampai pilu dalam musibah ini.  (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Tim Sar menyelamatkan warga korban banjir bandang Perumahan Dinar Indah Semarang. Banyak cerita heroik sampai pilu dalam musibah ini. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Perumahan Dinar Indah Semarang diterjang banjir bandang, Jumat 7 Januari 2023.

Musibah banjir bandang di Perumahan Dinar Indah Semarang itu terjadi karena tanggul jebol Sungai Babon yang melintang di sekelilingnya.

Banjir bandang yang datang tanpa diduga itu praktis langsung merendam Perumahan Dinar Indah Semarang dan merugikan 147 warga.

Baca Juga: Penyebab Kebakaran di Gudang Tiner Pedurungan Semarang Diduga akibat Percikan Api dari Warung Angkringan

Tidak banyak waktu untuk lari dari kecepatan air banjir sehingga para penduduk sampai berlindung ke atap-atap rumah atau lantai 2 sampai menunggu Tim Penyelamat datang.

Pasca banjir bandang, warga yang selamat mengucap syukur dan punya banyak cerita dramatis. Salah satunya seperti yang disampaikan oleh Seno (52).

Dia adalah orang pertama yang menyaksikan bagaimana tanggul 20 meter itu jebol.

Seno mengakui banjir memang sering terjadi di pemukimannya, namun kali ini yang menurutnya yang terbesar.

Baca Juga: KORBAN Banjir Bandang Perumahan Dinar Indah Semarang Bertambah, 2 Orang Meninggal Dunia

Saat air menjebol tanggul, Seno sedang mengamati sekitar karena alarm ketinggian air mulai berbunyi. Namun dia tidak menyangka jika tanggul penahan jebol.

Alhasil dia sempat terseret arus meski kemudian mampu bertahan setelah berpegangan pada tiang listrik.

"Kebetulan saya Koordinator Sibat (siaga bencana berbasis masyarakat). Saya nengok ke sungai. Posisi air sungai dengan tanggul hampir sisa 10 cm. Nggak sampai dua menit, posisi tanggul sebelah Barat jebol. Air langsung datang kayak air bah," ujar Seno di Masjid tempat evakuasi warga, Sabtu 7 Januari 2022.

Ketika sudah terseret, untungnya anak Seno datang dan melemparkan selang sehingga dia bisa berpegangan dan naik ke pohon mangga.

Baca Juga: Tanah Longsor di Pudakpayung Semarang, Satu Orang Tewas Tertimbun

Halaman:

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X