Hari Arafah: Keutamaan dan Cerita di Baliknya

- Senin, 4 Juli 2022 | 18:37 WIB
Pengertian Hari Arafah dan cerita di balik hari tersebut (Pixabay )
Pengertian Hari Arafah dan cerita di balik hari tersebut (Pixabay )

AYOSEMARANG.COM -- Hari Arafah adalah hari ke-9 (sembilan) dalam bulan Dzulhijjah dan merupakan hari kedua dalam ritual ibadah haji. Dalam hari tersebut umat Islam yang menunaikan ibadah haji akan melaksanakan wukuf di Arafah.

Adapun umat Islam yang tidak menunaikan ibadah haji bisa tetap bisa melaksanakan ibadah yang bernilai pahala besar, yaitu puasa sunnah Arafah.

Dalam hadist dengan jelas bahwa, “puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang…”

Baca Juga: 5 Tips Memilih Hewan Kurban Idul Adha yang Baik

Oleh karena itu, umat Islam yang tidak bisa mengikuti serangkaian ibadah haji banyak yang melaksanakan puasa Arafah ini karena dengan puasa tersebut Allah SWT akan menghapus dosa orang tersebut setahun yang lalu dan yang akan datang.

Kata Arafah diambil dari kata Arafa yaitu yang memiliki makna bau yang harum. Artinya orang-orang yang melaksanakan ibadah haji menunjukkan bahwa orang ingin berobat kepada Allah SWT dan melepaskan seluruh kesalahan yang pernah diperbuat olehnya.

Dengan ini secara tidak langsung umat muslim mendapatkan surga Allah SWT dan kelak akan memiliki bau harum di surga-Nya.

Baca Juga: Perbedaan Puasa Arafah dan Tarwiyah, Dua Puasa Sunnah di Bulan Dzulhijjah

Pada hari Arafah, jamaah haji menuju padang Arafah untuk melakukan wuquf yaitu dimulai dari terbenamnya matahari (waktu dzuhur) tanggal 9 Dzulhijjah sampai terbit fajar tanggal 10 Dzulhijjah.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X