Kebijakan Cukai Minuman Berpemanis di Indonesia

- Senin, 25 April 2022 | 19:43 WIB
Rut Niken Kusumaningrum, Mahasiswa Ekonomi Pembangunan UNS Surakarta. (dok pribadi.)
Rut Niken Kusumaningrum, Mahasiswa Ekonomi Pembangunan UNS Surakarta. (dok pribadi.)

 Asisten Deputi Bidang Pembiayaan Manfaat Kesehatan Primer BPJS Kesehatan, Nurifansyah, menjelaskan bahwa untuk pasien diabetes, anggaran pembiayaan per tahun 2018 mencapai Rp6,1 triliun. Sedangkan untuk diabetes katastropik, anggaran yang diperlukan untuk pembiayaan per tahun 2018 mencapai Rp20 triliun.

 Apabila terdapat perubahan dalam konsumsi dan gaya hidup masyarakat maka  potensi untuk timbul penyakit diabetes dapat berkurang sehingga pertanggungan BPJS Kesehatan dapat berkurang.

 Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menyebutkan bahwa tujuan utama dari cukai ini adalah untuk kesehatan. Artinya menjadi harapan pemerintah agar konsumsi masyarakat akan minuman manis dapat berkurang dan kesehatan masyarakat dapat meningkat dan penyakit tidak menular seperti diabetes dapat ditekan.

 Dari pihak WHO juga menyarankan negara-negara untuk menerapkan cukai minuman berpemanis untuk mengurangi konsumsi gula masyarakat. Untuk meningkatkan keberhasilan tujuan dari cukai minuman berpemanis ini, perlu adanya upaya dari kementrian kesehatan untuk dapat meng-edukasi masyarakat agar mereka dapat memahami bahwa kebijakan ini mempunyai tujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan serta untuk menghindari bahaya dari konsumsi gula berlebihan dan menyarankan untuk memiliki pola hidup sehat.

Baca Juga: Hari Raya Idul Fitri 2022 Kurang Berapa Hari? Begini Penjelasannya

 Jadi tidak semata-mata hanya bertujuan meningkatkan pendapatan negara. Selain itu harus ditekankan pula, bahwa perlu adanya kesadaran dari masyarakat untuk mengontrol konsumsi gula. Karena, pemerintah hanya mengatur cukai minuman berpemanis pabrikan dan impor, sedangkan untuk usaha kecil menengah dan rumahan, dikecualikan.  ***

 Penulis: Rut Niken Kusumaningrum, Mahasiswa Ekonomi Pembangunan UNS Surakarta.


 

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lomba Justifikasi

Kamis, 15 September 2022 | 07:46 WIB

Pemilik Frequensi dan Pelengkap Penderita

Sabtu, 30 Juli 2022 | 14:38 WIB

Di Balik Ego dan Kolektivitas Etnis

Kamis, 7 Juli 2022 | 11:08 WIB

Mudik, Thomas Cup, dan Sea Games

Senin, 16 Mei 2022 | 19:23 WIB

Kebijakan Cukai Minuman Berpemanis di Indonesia

Senin, 25 April 2022 | 19:43 WIB

Efisienkah Tilang Elektronik di Kota Solo?

Senin, 25 April 2022 | 19:30 WIB

Menyoal Kenaikan Harga Pertamax

Senin, 25 April 2022 | 13:59 WIB

PPN Naik Menjadi 11%, Tepatkah Kebijakan Ini?

Senin, 25 April 2022 | 12:43 WIB

Kripto Untuk Siapa?

Senin, 18 April 2022 | 11:26 WIB
X