Rektor UPGRIS: Program MBKM Beri Ruang Mahasiswa Kembangkan Diri

- Rabu, 29 Desember 2021 | 21:20 WIB
Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Dr Muhdi SH MHum menyampaikan keterangan di sela-sela acara Paparan Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan LPPM UPGRIS di Hotel Harris Semarang, Rabu 29 Desember 2021. (arri widiarto/ayosemarang.com)
Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Dr Muhdi SH MHum menyampaikan keterangan di sela-sela acara Paparan Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan LPPM UPGRIS di Hotel Harris Semarang, Rabu 29 Desember 2021. (arri widiarto/ayosemarang.com)

 

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM - Pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dinilai merupakan program positif, sebagai ruang bagi siapapun, utamanya mahasiswa untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi dalam dirinya.

"Jenis program pertukaran mahasiswa misalnya, mereka yang menjadi peserta merasa mendapatkan sesuatu yang berarti. Padahal mereka hanya belajar selama satu semester," ungkap Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Dr Muhdi SH MHum di sela-sela acara Paparan Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan LPPM UPGRIS di Hotel Harris Semarang, Rabu 29 Desember 2021.

Ia menambahkan, UPGRIS termasuk satu diantara 110 perguruan tinggi di Indonesia yang menjalankan program MBKM. Perguruan tinggi ini juga mendapatkan dana hibah dari Kemendikbudristek untuk 12 jenis program MBKM.

Baca Juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Judika Aku Yang Tersakiti

"Selain MBKM dengan dana hibah, kami juga melaksanakan MBKM di luar dana hibah, alias mandiri. Sebut saja KKN tematik, proyek independen, magang kerja, dan sebagainya," tambah Muhdi.

Meski demikian, Muhdi menggarisbawahi, program yang diinisiasi oleh Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan berjalan setahun ini dinilai memerlukan evaluasi. Evaluasi dipandang penting sebagai koreksi pemerintah agar lebih sempurna dalam pelaksanaan di tahun berikutnya.

Baca Juga: Kapolri Lantik 7 Kapolda, Ini Daftar Lengkapnya !

Ia mencontohkan, salah satu jenis program MBKM adalah pertukaran mahasiswa dalam negeri. Dalam program ini, perguruan tinggi semestinya perlu diberikan dana untuk mengelola kegiatan mahasiswa peserta.

Dana tersebut terkhusus untuk menunjang pelaksanaan Modul Nusantara, seperti kegiatan wisata budaya yang mengharuskan peserta berkunjung ke sejumlah destinasi maupun kegiatan lain yang konteksnya pengenalan budaya.

Halaman:

Editor: arri widiarto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PBSI UPGRIS Gelar Enam Pementasan Drama

Jumat, 21 Januari 2022 | 12:04 WIB

5 Keuntungan Siswa Jika Lolos SNMPTN 2022

Jumat, 14 Januari 2022 | 07:21 WIB
X