Merasa Korban Arisan Online, Ibu-Ibu Rumah Tangga di Semarang Terkejut Digugat Perdata

- Selasa, 29 November 2022 | 17:29 WIB
Ibu-ibu rumah tangga di Semarang setelah melakukan mediasi di PN Semarang karena digugat oleh pemilik arisan online yang disebut melakukan penipuan. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Ibu-ibu rumah tangga di Semarang setelah melakukan mediasi di PN Semarang karena digugat oleh pemilik arisan online yang disebut melakukan penipuan. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

SEMARANG, AYOSEMARANG.COM -- Kelompok ibu-ibu rumah tangga di Semarang melakukan mediasi atas gugatan perdata yang dilakukan oleh YPM alias DK karena penipuan arisan online atau Jatuh Tempo (Japo) dengan kerugian mencapai Rp13 miliar.

Mediasi itu dilakukan karena para ibu rumah tangga di Semarang ini merasa sebagai korban dalam arisan online tersebut.

Namun, oleh YM, bukan membayar uang milik para ibu rumah tangga Semarang tersebut, tetapi justru malah membuat gugatan.

Baca Juga: Siapakah Wanita Berkerudung Hitam Nekat Hampiri Ferdy Sambo? Ekspresi Ex Jendral Jadi Bikin Ngakak

Salah satu kuasa hukum dari ibu rumah tangga di Semarang, Putro Negoro Rekthosetho SH menuturkan, mediasi ini dilakukan oleh kliennya karena mereka yang merasa jadi korban.

"Namun penggugat di sini tidak hadir. YM adalah seorang anggota ASN Pemprov Jateng. Kalau di Semarang dikenal sebagai DK 99," paparnya Selasa 29 November 2022 di Pengadilan Negeri Semarang.

DK 99 ini menjanjikan keuntungan bagi para member dan bertanggung jawab penuh atas arisan yg diadakan.

Namun ternyata tanggung jawab DK 99 ini tidak dipenuhi, lalu arisan yg dikelola macet/ kolaps dan sama sekali tidak bertanggung jawab atas kerugian member, sedang yang bersangkutan dalam satu putaran dapat uang keuntungan tanpa membayar.

Baca Juga: Segera Menikah dengan Putra Presiden, Erina Gudono Sebut Kaesang Pangarep Langka Ditemukan

Halaman:

Editor: Rahma Rizky Wardani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X