Disorot Fraksi PDIP Soal Perubahan Status Lahan PT Segayung, Ini Kata Kantor ATR BPN Batang

- Senin, 4 Juli 2022 | 19:11 WIB
Kepala Kantor Pertanahan ATR BPN Kabupaten Batang, Kris Joko Sriyanto.  (Muslihun kontributor Batang. )
Kepala Kantor Pertanahan ATR BPN Kabupaten Batang, Kris Joko Sriyanto. (Muslihun kontributor Batang. )

BATANG, AYOSEMARANG.COM -- Perubahan status lahan hak guna usaha (HGU) perkebunan PT Segayung menjadi hak guna bangunan (HGB) Batang Industrial Park (BPI) disorot Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Batang beberapa hari yang lalu.

Hal itu kemudian mendapat tanggapan dari Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Kabupaten Batang. Kepala Kantor Batang, Kris Joko Sriyanto mengatakan, tidak ada masalah perpindahan status kawasan industri itu.

"Tidak ada masalah, semua sesuai proses. Juga sesuai RTRW Kabupaten Batang," kata Kris di kantornya, Senin 4 Juli 2022. 

Baca Juga: Objek Wisata Sikembang Tawarkan Paket Eduwisata bagi Pelajar, Segini Harganya

Kris Joko Sriyanto menegaskan bahwa hanya ada satu status tanah yang tidak bisa dialihkan yaitu Hak Pengelolaan. Tapi untuk HGU ke HGB bisa dilakukan pengalihan.

"Lagipula, HGU di sini adalah tidak dimaknai tanah rakyat dan itu bukan tanah milik negara. Tapi sudah menjadi subjek tersendiri, yaitu PT Segayung," jelasnya.

Ia juga membantah bahwa luas lahan HGU yang jadi HGB bukan 248,5 hektare seperti disebut dalam sidang paripurna. Pihaknya hanya menerima pengajuan alih status dari PT Segayung seluas 106 hektare lahan.

Peruntukkannya selain menyesuaikan RTRW Kabupaten Batang, juga untuk ruas jalan.

Baca Juga: Hari Arafah: Keutamaan dan Cerita di Baliknya

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Renungan Ulang Janji Pramuka di Lapas Kelas IIB Batang

Minggu, 14 Agustus 2022 | 20:25 WIB
X