Awasi Penyakit Mulut dan Kuku Hewan, Petugas Gabungan Pantau Lalu Lintas Ternak Kendal

- Selasa, 17 Mei 2022 | 12:34 WIB
Petugas memantau hewan ternak yang dijual di pasar hewan Boja.  (Edi Prayitno/Kontributor Kendal)
Petugas memantau hewan ternak yang dijual di pasar hewan Boja. (Edi Prayitno/Kontributor Kendal)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Petugas gabungan dari dinas pertanian dan kepolisian terus melakukan pengawasan dan mengawasi hewan ternak yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) dijual bebas di wilayah Kendal.

Pengawasan Penyakit Mulut dan Kuku dilakukan di pasar hewan Kendal yang dijadikan transaksi hewan ternak dari berbagai daerah.

Polsek Boja melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan ternak di pasar Hewan Kecamatan Boja bersama Dinas peternakan Kabupaten Kendal.

Baca Juga: Antisipasi Penyebaran PMK, Bupati dan Kapolres Kendal Semprot Kandang Sapi dengan Disinfektan

Kapolsek Boja AKP Agus Wibowo bersama tim melakukan pengawasan dan pemeriksaan hewan ternak yang dijual belikan di pasar hewan Desa Bebengan Kecamatan Boja.

"Tim dari dinas kesehatan hewan dipimpin oleh Kabid peternakan dan kesehatan hewan Kabupaten Kendal. Ir Puji Yuwono memberikan imbauan kepada penjual dan pedagang hewan. Apabila ditemukan hewan yang mempunyai gejala ke arah PMk agar segera dilaporkan kepada petugas kesehatan hewan terdekat," jelasnya, Selasa 17 Mei 2022.

Dikatakan, ciri-ciri hewan yang mengalami gejala PMK adalah hewan mengalami demam. Selan itu, luka lepuh pada kaki, mulut ,moncong, puting susu, kepincangan, hingga pengelupasan kuku.

Baca Juga: Pengiriman Sapi dan Kambing di Pelabuhan Kendal Ditutup Sementara, Imbas dari Wabah PMK

"Hewan juga tidak mau makan, ambruk dan mengalami abortus atau ematian pada hewan muda," imbuh Kapolsek Boja

Halaman:

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tungku Oven Bocor, Pabrik Kayu di Protomulyo Terbakar

Kamis, 29 September 2022 | 20:33 WIB

Ini Cara Hindari Investasi Bodong Versi MES Kendal

Kamis, 29 September 2022 | 19:18 WIB

Guru PAUD Adalah Pengabdian dan Dituntut Kreatif

Senin, 26 September 2022 | 18:42 WIB
X