Pandemi Covid-19, Sembilan Anak di Kendal Putus Sekolah

- Kamis, 19 Mei 2022 | 14:21 WIB
Ilustrasi anak sekolah (Ayosemarang/Audrian Firhannusa)
Ilustrasi anak sekolah (Ayosemarang/Audrian Firhannusa)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM - Data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Disdikbud Kendal, selama masa pandemi tahun 2020 - 2021 terdapat 5 anak putus sekolah di jenjang SD dan 4 anak di jenjang SMP, baik negeri maupun swasta.

Kepala Disdikbud Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi mengatakan, kondisi pandemi di tahun 2020 dan 2021 cukup berat bagi dunia pendidikan. Kondisi anak yang putus kondisi cukup beragam. Namun sebagian besar karena faktor motivasi, yaitu anak malas belajar.

Baca Juga: 10 Kode Promo Grab Mei 2022 Khusus GrabFood, Pesan Sesukamu Diskon hingga 60 Persen!

"Usaha yang dilakukan di antaranya melakukan komunikasi pendekatan dengan orang tua untuk mencari tahu faktor yang menyebabkan anak yang malas sekolah," katanya.

Kepada pihak sekolah pun sudah dimintai
untuk memantau anak yang motivasi belajarnya menurun.

"Kami berpesan kepada kepala sekolah supaya betul-betul untuk diidentifikasi atas adanya potensi anak-anak yang mungkin motivasi belajarnya menurun, sehingga rentan putus sekolah, karena jangan sampai ada satu anak pun yang putus sekolah," tegasnya.

Baca Juga: Kronologi Polisi Tembak Warga Semarang, Bermula dari Masalah Keluarga

Sementara itu, Kepala SD Negeri 1 Kebonharjo Patebon, Anas Makruf menjelaskan, PJJ memang banyak mengalami kendala. Untuk itu guru akan mendatangi anak yang mengalami kesulitan belajar secara online.

Kemudian juga menemui orang tua untuk mencari solusi agar anaknya kembali aktif mengikuti pelajaran supaya tidak ketinggalan.

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X