8 Hewan Ternak Positif PMK, Pemkab Batang Rencanakan Tutup Tiga Pasar Hewan

- Rabu, 18 Mei 2022 | 19:18 WIB
Petugas Dislutkanak Batang mengambil sempel air liur di peternakan sapi Desa Menguneng Kecamatan Waringasem. Foto: Muslihun kontributor Batang.
Petugas Dislutkanak Batang mengambil sempel air liur di peternakan sapi Desa Menguneng Kecamatan Waringasem. Foto: Muslihun kontributor Batang.

BATANG, AYOSEMARANG.COM - Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan, Dislutkanak Batang menyatakan delapan hewan ternak positif terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). 

Hewan ternak itu berasal dari desa Rowobelang, kecamatan Batang dan desa Rejosari Barat, kecamatan Tersono

Pernyataan itu disampikan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan, Syam Manohara, Rabu 18 Mei 2022. 

"Rinciannya, tiga sapi dan dua kambing di Rowobelang. Lalu, tiga sapi di Rejosari Barat," kata Syam Manohara. 

Baca Juga: Spesifikasi Fitur dan Harga Oppo A16k yang Baru Masuk Indonesia

Dislutkanak Batang juga masih menunggu hasil laboratorium tujuh sapi asal desa Menguneng, kecamatan Warungasem.

"Meski gejala klinis mengarah ke PMK, saya masih tetap menunggu hasil lab Balai Besar Veteranian Wates," ungkapnya. 

Syam juga mengatakan, ada informasi bahwa tiga sapi yang terkenda PMK di Rejosari Barat telah disembelih. 

"Laporannya, ketiga sapi disembelih untuk keperluan warga," katanya. 

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dinkes Batang Temukan 2 Kasus Covid-19 Baru

Jumat, 1 Juli 2022 | 14:31 WIB
X