MUI Tetapkan Fatwa Vaksin Covovaxmirnaty Haram, Mengandung Enzim Pankreas Babi

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 13:47 WIB
Ilustrasi. MUI menetapkan fatwa vaksin Covid-19 asal India Covovaxmirnaty haram. (Pixabay)
Ilustrasi. MUI menetapkan fatwa vaksin Covid-19 asal India Covovaxmirnaty haram. (Pixabay)

SEMARANg SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi menetapkan fatwa vaksin Covid-19 asal India Covovaxmirnaty haram.

Fatwa vaksin Covovaxmirnaty haram dikeluarkan MUI dengan Nomor 10 Tahun 2022 Tentang Hukum Vaksin Covid-19 pada 7 Febuari 2022

MUI menjelakan vaksin Covovaxmirnaty haram karena dalam produksinya ditemukan pemanfaatan enzim dari pankreas babi.

Baca Juga: Primary Care Vaksin Pindah Alamat Login, Ini Link PCare BPJS Kesehatan Eclaim Terbaru 2022

Diketahui vaksin Covovaxmirnaty diproduksi oleh Serum Institute of India Pvt.

Selain itu, dalam MUI juga memberikan enam rekomendasi seperti berikut ini:

1. Pemerintah harus memprioritaskan penggunaan vaksin Covid-19 yang halal semaksimal mungkin, khususnya untuk umat Islam.

2. pemerintah perlu mengoptimalkan pengadaan vaksin Covid-19 yang tersertifikasi halal.

Baca Juga: Stok Vaksin Melimpah, Jokowi Minta Vaksinasi Penguat Digencarkan

Halaman:

Editor: adib auliawan herlambang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gernas BBI Pacu Pertumbuhan UMKM Papua

Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:47 WIB
X