Sejumlah Proyek Pembanguan SD Terancam Mangrak di Batang, Ini Respons Bupati Wihaji

- Senin, 17 Januari 2022 | 16:39 WIB
Kondisi SDN Wonosegoro 2 Kecamatan Bandar Kabupaten Batang.    (Foto: Muslihun kontributor Batang.)
Kondisi SDN Wonosegoro 2 Kecamatan Bandar Kabupaten Batang.  (Foto: Muslihun kontributor Batang.)


BATANG, AYOSEMARANG.COM -- Pembangunan sejumlah proyek pembangunan SD Negeri yang terancam mangkrak mendapat respons dari Bupati Batang Wihaji.

Bupati Batang Wihaji meminta para kontraktor proyek pembangunan SD Negeri tersebut agar bekerja profesional sesuai peraturan perundang-undangan.

"Kami tunggu sampai selesai, ini kan masih belum selesai, masih ada perpanjangan waktu katanya," ucap Bupati Batang Wihaji menanggapi proyek pembangunan SD Negeri yang terancam mangkrak tersebut di kantornya, Senin 17 Januari 2021. 

Ia mengatakan akan melihat hingga masa perpanjangan selesai. Jika tidak sesuai, maka pihaknya akan memblacklist penyedia jasa itu.

Baca Juga: Pameran Dunia Kecil di Waoreng Kopi Alam, Merekam Keindahan Mungil yang Sering Terabaikan Pandangan Mata

Wihaji berujar akan menghubungi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Batang. Baginya, yang penting itu aturan jadi yang utama.

Proyek rehabilitasi tujuh bangunan sekolah negeri di Kabupaten Batang terancam mangkrak atau tidak selesai.

Adapun proyek yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat itu terdiri atas enam bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).

Lima paket rehabilitasi SDN dikerjakan oleh satu kontraktur dengan nama CV CV Amelia Rahman.

Halaman:

Editor: Vedyana Ardyansah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rapimwil PPP Jateng Hasilkan Nama Ganjar Capres Teratas

Minggu, 27 November 2022 | 21:11 WIB
X