AWAS! KPK Soroti Dana Desa Rp 200 Miliar di Batang 

- Jumat, 27 Mei 2022 | 18:16 WIB
 Ketua Korwil Wilayah III KPK Republik Indonesia Brigjen Pol Bachtiar Ujang Purnama dan Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki saat saat rapat MCP di Aula Kantor Bupati Batang, Rabu 25 Mei 2022. 
Ketua Korwil Wilayah III KPK Republik Indonesia Brigjen Pol Bachtiar Ujang Purnama dan Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki saat saat rapat MCP di Aula Kantor Bupati Batang, Rabu 25 Mei 2022. 

BATANG, AYOSEMARANG.COM - Dana desa dari Pemerintah Pusat untuk Kabupaten Batang pada tahun 2022 totalnya mencapai Rp200.193.418.000. 

Dana desa tersebut diperuntukan untuk membiayai pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat desa.  

Dana sebesar itu, dalam pengelolaanya rawan dan berpotensi menjadi tindak pidana korupsi. 

Baca Juga: Jabatan Kepala Dinkes Kendal Masih Diisi Plt, Bupati Dico: Belum Ada Pendaftar

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Batang menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk melakukan pencegahan korupsi yang dilakukan kepala desa maupun perangkat desa. 

"Sejak 2015, KPK menemukan ada 14 potensi persoalan dalam pengelolaan dana desa," kata Ketua Korwil Wilayah III KPK Republik Indonesia Brigjen Pol Bachtiar Ujang Purnama, Rabu 25 Mei 2022 kemarin. 

Ia juga menjelaskan, aspek melencengnya penggunaan dana desa di Jawa Tengah, karena para kepala desa punya jiwa memiliki dana desa. Padahal semua uang itu hak masyarakat desa untuk pembangunan. 

Baca Juga: YTMP3 Download Lagu dari YouTube Gratis 2022 Tanpa Aplikasi

"Salah satu contohnya kepala desa biasanya menyimpan uang dana desa di rekening pribadinya bukan di rekening Pemerintah Desa," kata Brigjen Pol Bachtiar Ujang Purnama di Pendopo Kantor Bupati Batang  

Ia pun meminta ada penguatan di beberapa aspek saperti regulasi, kelembagaan, tatalaksana, pengawasan, dan sumber daya manusia yang wajib memiliki integritas. 

Halaman:

Editor: Iswara Bagus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X