Tidak Panen Raya Harga Jagung Justru Anjlok, Petani di Kendal Tak Henti Bertanya-tanya

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:06 WIB
 Petani memanen jagung meski bukan panen raya tetapi harga turun. ( (edi prayitno/kontributor kendal))
Petani memanen jagung meski bukan panen raya tetapi harga turun. ( (edi prayitno/kontributor kendal))

 

KENDAL,AYOSEMARANG.COM -- Petani di Kendal yang menggarap lahan pertaniannya dengan menanam jagung bertanya-tanya.

Pasalnya harga jagung anjlok padahal tidak memasuki panen raya, karena sebagian petani menggarap lahannya dengan tanaman tembakau.

Hal ini berbanding dengan kenaikan BBM, harga jagung malah turun dibandingkan dengan tahun lalu. Para petani tidak tahu pasti, penyebab turunnya harga jagung pada masa panen kali ini.

Nurhadi, petani di Desa Sudipayung Ngampel mengatakan, harga jagung saat ini sekitar Rp 4.200 per kilogram. Padahal harga jagung pada masa panen yang lalu, menggunakan Rp 5.200 per kilogram.

Baca Juga: Cerita Warga Kendal Tentang Tahanan Anggota Gerwani di Plantungan

"Nggak tahu kok harganya turun, padahal sekarang tidak panen raya," ujarnya saat ditemui Sabtu 01 oktober 2022.

Petani memanen jagung meski bukan panen raya tetapi harga turun ( (edi prayitno/kontributor kendal))

Hal yang sama dialami Karmani, petani di Desa Dempelrejo Ngampel, hasil panen jagungnya dihargai Rp 4.350 per kilogram. Padahal pada panen yang lalu, dihargai Rp 5.300 per kilogram. "Iya turun, katanya banyak jagung dari luar Jawa, jadi harganya turun," katanya.

Halaman:

Editor: Wahyu Vitaarum

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siapkan Porprov Korpri 2023, Ini Persiapan ASN Kendal

Rabu, 23 November 2022 | 19:42 WIB
X